5 cara cepat memilih borescope industri

Borescopes industri harga 

Kemampuan Borescope pada industri sampai saat ini belum dapat tergantikan, karena menghadirkan solusi pengamatan yang efisien yaitu melakukan proses inspeksi tanpa perusakan (non-destructive) dan sangat menghemat waktu. Contoh aplikasi : pengecekan pada mesin pesawat, turbin uap,  mesin diesel, komponen pada mesin otomotif, dll. Namun banyaknya pilihan jenis borescopes saat ini, terkadang membuat bingung beberapa pengguna dalam menentukan jenis dan spesifikasi yang paling cocok dengan kebutuhan mereka yang menyebabkan alat yang tidak tidak dapat dipakai, kurang awet bahkan over spec.

 

Bagaimana tips menentukan jenis borescopes yang tepat ?

 

1. Sebelum mengetahui jenis borescope yang paling tepat untuk kebutuhan kita. Kita harus dapat membedakan jenis-jenis borescope secara umum, yaitu :

 

Fleksible Borescope / Fiberscope

Fleksible borescope atau fiberscope adalah instrument yang menggunakan bahan fleksible sehingga camera dapat menjangkau area mengikuti lekukan-lekukan pada jalur inspeksi, cocok untuk inspeksi area yang memiliki alur yang dalam dan tidak tegak lurus.

Fiberscope Fiberscope Fiberscope

- Rigid Borescope

Berkebalikan dengan fleksible borescopes atau fiberscope, rigid borescopes memiliki bahan yang kaku, sehingga hanya dapat menjangkau area inspeksi yang memiliki jalur yang tegak lurus. Cocok untuk mengecekan area sulit yang tegak lurus.

Medit Borescope Medit Borescope Medit Borescope

- Video Borescope / Videoscope

Video Borescopes adalah jenis yang paling terbaru dari kedua jenis sebelumnya. Pada video borescopes kamera kecil ditempatkan pada sisi ujung lensa sehingga memungkinkan videoborescope dapat mengambil video secara realtime yang biasanya hasil dapat ditampilkan ke monitor. Secara kualitas gambar lebih jernih dari jenis fiberscope.

Videoscope Coantec Videoscope Coantec C65 Videoscope Coantec C60

 

 

2. Tentukan ukuran diameter probe yang sesuai

Ukuran diameter probe pada borescopes harus lebih kecil dari diameter area yang akan diinpeksi agar alat dapat masuk dan mengambil gambar maupun video area yang ingin diinspeksi.

Semakin sempit area pengecekan, semakin kecil diameter probe yang dibutuhkan.

 

3. Pilih Kualitas Gambar yang baik, 

Kualitas gambar terkadang tidak cukup hanya melihat nilai resolusi dari camera, terutama pada jenis video borescopes, sebaiknya lihat secara langsung kualitas gambar dari video borescope sebelum membeli. Khusus untuk video borescopes, kami di microscope.id menyediakan demo gratis untuk memastikan kualitas gambar dari videoborescope telah sesuai dengan kebutuhan user.

 

4. kemudahan customisasi dan daya tahan alat

Kemudahan customisasi membuat cost lebih hemat, dikarenakan jika ada perubahan kebutuhan di kemudian hari, tidak perlu membeli alat baru karena alat lama yang tidak sesuai lagi, kita cukup mengganti ukuran diameter probe. Contoh pada Borescope brand Coantec C-40 yang dapat mengganti ukuran diameter probe pada 1 alat video borescopes Coantec C-40.

 

5. Memilih borescope yang memiliki durability yang baik

Borescope dalam pemakaiannya identik dengan benturan, terkena air dan oli pada area yang diinspeksi, sehingga rentan rusak.Pilih yang telah tahan air maupun oli, serta tahan terhadap benturan.

 

Pada Video Borescopes dari Coantec C-40, telah memiliki coating sapphire pada lensa sehingga tahan benturan,  oil resistance, water resistance bahkan anti-corrosion.

Silahkan kontak kami jika ingin mengetahui lebih jauh produk-produk borescopes dari kami dan membutuhkan demo produk

 

Melihat artikel lain :

Cara menggunakan mikroskop stereo

Bagian-bagian pada mikroskop stereo

Lapisan pelindung mikroskop dari bakteri

Bagian-bagian mikroskop biologi

Fungsi stereo mikroskop

Inspeksi industri manufaktur

Fungsi Mikroskop digital 

Fungsi Video Measuring Machine

Cara memilih Magnifying lamp industri

 

 

Temukan kami di sosial media

Facebook mikroskop Instagram mikroskop youtube mikroskop whatsapp mikroskop email mikroskoop