Cara Sederhana Merawat, Membersihkan dan Penyimpanan Mikroskop yang Benar di masa Pandemi (extra bonus)

Cara Merawat, Membersihkan dan Penyimpanan Mikroskop

Di masa pandemi, virus dapat tetap menular pada permukaan seperti logam, kaca, atau plastik selama berjam-jam hingga berhari-hari. Akibatnya, membersihkan dan merawat mikroskop menggunakan disinfektan secara teratur penting untuk membantu menjaga teknisi laboratorium dan staf peneliti tetap aman dan sehat. Pada tulisan ini kami membagikan beberapa praktik terbaik untuk merawat mikroskop dan membersihkan sistem optik agar tetap bersih dan steril serta posisi penyimpanan mikroskop yang benar. 

1. Membersihkan dan mendisinfeksi bagian-bagian mikroskop 

Setelah mikroskop digunakan, jangan lupa untuk membersihkan bagian-bagian mikroskop yang lain, baik yang terlihat dan juga kotoran yang tidak terlihat di permukaan. Selanjutnya, desinfeksi permukaan untuk membunuh kuman. Disinfeksi setelah pembersihan membantu menurunkan risiko penyebaran infeksi ke anggota lab lainnya. Khususnya bagian-bagian berikut ini : karet penutup lensa okuler, pemutar lensa objektif, gagang untuk memindahkan mikroskop, tombol mati nyala cahaya mikroskop, knop fokusan, knop putaran untuk meja geser mikroskop, penutup, dan pengaturan cahaya biasanya disentuh selama pengoperasian mikroskop, jadi bagian ini harus dibersihkan dan disterilkan dengan hati-hati.

Baca cara membersihkan mikroskop digital portabel di link ini (Klik)

Cara membersihkan bagian-bagian badan mikroskop untuk menghilangkan noda, pertama-tama bersihkan bingkai badan mikroskop dengan selembar kain yang dibasahi sedikit sabun netral, atau menggunakan kain microfiber. Selanjutnya, bersihkan bingkai dengan selembar kain yang telah direndam dalam air hangat. Saat dibersihkan, pastikan untuk tidak menyentuh lensa mikroskop.

Disinfeksi bingkai: Penggunaan etanol 70% paling direkomendasikan karena secara efektif mendisinfeksi mikroskop tanpa merusak bingkai. Ingat hindari menggunakan pelarut organik kecuali etanol yang dapat merusak bagian plastik.

Saat mikroskop dibersihkan dan didesinfeksi, selalu ikuti kebersihan tangan yang benar. Berikut adalah beberapa pengingat penting:

Kenakan sarung tangan saat membersihkan dan mendisinfeksi bingkai badan mikroskop dan optik.

Merawat Mikroskop

Buang sarung tangan setelah selesai membersihkan, lalu cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir selama 20 detik. Jika sabun dan air tidak tertinggal, dan tangan tidak terlihat kotor, maka gunakan pembersih tangan berbasis alkohol yang mengandung setidaknya 60 persen alkohol.

Sekarang setelah kita membahas praktek terbaik membersihkan bingkai mikroskop, mari kita tinjau cara membersihkan dan merawat sistem optik dengan benar. 

2. Menjaga kebersihan sistem optik 

Sama seperti bingkai badan mikroskop, selalu dibersihkan dan desinfeksi optik segera setelah digunakan. Hal ini tidak hanya membuat peralatan aman dan bersih untuk anggota lab lainnya, tetapi juga menghilangkan debu dan kontaminan yang dapat memengaruhi pengamatan, merusak permukaan lensa, dan mempengaruhi kualitas gambar.

Di bawah ini adalah langkah-langkah untuk membantu membersihkan debu, kotoran, dan kuman dari area objektif, lensa mata, filter, dan kondensor yang terbuka. 

Panduan di bawah ini adalah secara global, Jika pembersihan bagian dalam atau pembersihan besar diperlukan, silakan hubungi distributor mikroskop setempat untuk mendapatkan bantuan.

Langkah-langkah untuk membersihkan dan merawat komponen optik mikroskop :

2.1. Periksa debu pada permukaan lensa menggunakan alat kaca pembesar / digital mikroskop portable. Jika alat tidak tersedia, cukup gunakan lensa okuler dan pegang ke permukaan lensa untuk memperbesar debu atau kotoran.

2.2 Setelah pemeriksaan, bersihkan kotoran dan debu yang menempel di permukaan dengan blower pompa tangan.

Cleaning Kit untuk Mikroskop

2.3. Selanjutnya, ambil selembar kertas lensa dan lipat di sekitar jari untuk membuat titik ujung mengecil. Penting untuk menggunakan kertas lensa untuk langkah ini dari pada tissue wajah, tissue lab, atau handuk kertas. Kandungan selain kertas lensa mengandung serat kasar dan longgar yang dapat menggores permukaan lensa atau tertinggal dan menempel pada lensa. Untuk optik dengan luas permukaan yang lebih kecil, buat titik halus dengan melipat jaringan menjadi segitiga.

Tisu khusus untuk Lensa

2.4, Taruh sedikit cairan pembersih lensa atau campuran pembersih pada ujung kertas lensa. Etanol 70% direkomendasikan karena dapat membersihkan dan mendisinfeksi permukaan secara efektif dan aman. Saat membersihkan permukaan lensa, usap dari tengah ke tepi dengan gerakan melingkar, seperti yang ditunjukkan di bawah (no.4).

2.5. Permukaan yang lebih besar, seperti pelat kaca, mungkin terlalu besar untuk dibersihkan menggunakan teknik ini. Dalam hal ini, cukup pegang kertas lensa di permukaan sambil memutar objek secara perlahan dan hanya menyentuh tepinya.

2.6. Untuk membersihkan permukaan kondensor dan kaca lampu luar, pegang selembar kertas lensa di antara jari tengah dan telunjuk, lalu lipat dan bungkus di sekitar jari telunjuk. Pegang tisu dengan ibu jari sambil menyeka permukaan lensa hingga bersih.

2.7. Saat komponen optik dibersihkan, selalu buang setiap kertas lensa setelah sekali digunakan. Cari sisa debu atau residu menggunakan lensa okuler atau pembesar untuk memastikan bahwa lensa bersih. Jika warna yang dipantulkan dari permukaan lensa terlihat tidak rata, ini menunjukkan bahwa masih ada bintik debu dan kotoran pada lensa

Dalam hal ini, mulailah proses pembersihan lagi sampai lensa bebas dari kontaminan.

Setelah aksesori optik bersih, segera pasang kembali komponen yang telah dibersihkan pada mikroskop agar sistem tetap teratur. 

Posisi Penyimpanan, suhu dan kelembapan Mikroskop yang disarankan. 

Selain membersihkan dan merawat mikroskop dan optik secara rutin, perhatikan juga lingkungan, suhu, kelembapan dan posisi penyimpanan mikroskop yang benar. 

  • Gunakan mikroskop di tempat yang bersih tanpa getaran atau kemiringan. 
  • Mikroskop bisa disimpan pada kabinet lemari kering (dry box cabinet), dan ruangan juga harus bebas kelembaban untuk menghindari jamur dan memiliki suhu yang konsisten. 
  • Ketika mikroskop disimpan, pastikan untuk menutupinya dengan cover pelindung untuk mencegah paparan debu.
  • Suhu yang optimal untuk penyimpanan mikroskop sebesar 30-40 0C. Kelembababan optimal ≤ 60 %. Kelembaban tinggi (80-90%) memicu pertumbuhan jamur.

*Harap diperhatikan bahwa kerusakan produk yang disebabkan oleh penggunaan berlebihan umumnya tidak tercakup dalam garansi pabrik.

 

Temukan kami di sosial media

Facebook mikroskop Instagram mikroskop youtube mikroskop whatsapp mikroskop email mikroskoop