Konservasi koleksi museum merupakan langkah penting dalam menjaga nilai sejarah dan budaya dari berbagai artefak yang dimiliki museum. Proses ini tidak hanya bertujuan mempertahankan kondisi fisik koleksi, tetapi juga membantu para konservator memahami tingkat kerusakan sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat tanpa merusak objek asli.
![]() |
![]() |
Salah satu solusi yang banyak digunakan adalah mikroskop digital Dino-Lite AF4935ZTE yang menawarkan pembesaran 10x hingga 330x. Dilengkapi fitur Extended Depth of Field (EDOF), Extended Dynamic Range (EDR), Automatic Magnification Reading (AMR), serta polarizer terintegrasi, perangkat ini mampu menghasilkan citra detail sekaligus mengurangi pantulan cahaya pada permukaan mengilap seperti lapisan vernis lukisan atau glasir keramik. Fitur-fitur tersebut membantu konservator melakukan analisis visual tanpa menyentuh atau merusak objek koleksi.
![]() |
| AF4935ZTE |
Pada koleksi lukisan, Dino-Lite AF4935ZTE membantu mengamati retakan halus (craquelure), kondisi lapisan cat, hingga perubahan warna akibat penuaan atau faktor lingkungan. Informasi tersebut menjadi dasar dalam menentukan metode restorasi yang paling aman.
Untuk koleksi keramik, mikroskop digital ini memudahkan identifikasi retakan mikro, porositas, bekas restorasi, maupun residu pada permukaan benda. Detail tersebut sering kali sulit diamati dengan mata telanjang sehingga dokumentasi menjadi lebih akurat.
Sementara itu, pada koleksi batu seperti prasasti, arca, atau fosil, pengamatan menggunakan Dino-Lite AF4935ZTE memungkinkan konservator melihat tingkat pelapukan, kristalisasi garam, pertumbuhan mikroorganisme, hingga perubahan tekstur permukaan yang dapat memengaruhi kondisi artefak.
Agar hasil pengamatan lebih stabil dan presisi, penggunaan Stand Dino-Lite RK10FS sangat disarankan. Stand ini menjaga posisi mikroskop tetap kokoh selama proses dokumentasi, pengukuran, maupun pengambilan gambar beresolusi tinggi.
![]() |
| RK10FS |
Dengan kombinasi Dino-Lite AF4935ZTE dan Stand Dino-Lite RK10FS, proses konservasi koleksi museum menjadi lebih efisien, terdokumentasi dengan baik, serta menghasilkan data visual yang akurat. Teknologi ini membantu museum menjaga warisan budaya agar tetap lestari dan dapat dipelajari oleh generasi mendatang.
Saat ini , kami telah diberi kepercayaan dalam proses konservasi di Galeri Nasional Indonesia.