Pengamatan mineral merupakan salah satu metode penting dalam bidang geologi untuk mempelajari karakteristik dan sifat optis mineral. Mineral transparan pada sayatan tipis dapat dikelompokkan menjadi mineral isotropik dan anisotropik. Untuk mengamati karakteristik tersebut, diperlukan mikroskop polarisasi yang dilengkapi polarisator dan analisator.
Pada pengamatan mineral isotropik, analisis dapat dilakukan menggunakan cahaya nikol sejajar atau Plane Polarized Light (PPL). Sementara itu, mineral anisotropik dapat diamati menggunakan cahaya nikol bersilang atau Crossed Polarized Light (XPL). Metode ini membantu menampilkan warna interferensi (birefringence), tekstur, serta sifat optis mineral yang tidak terlihat menggunakan mikroskop biologis biasa.
Pengamatan sayatan tipis mineral umumnya membutuhkan mikroskop dengan meja preparat yang dapat diputar, sehingga posisi dan karakteristik mineral dapat diamati dari berbagai arah. Salah satu pilihan untuk kebutuhan laboratorium adalah Euromex IS.1053PLPOLRi, sedangkan Dino-Lite AF4915ZT dapat digunakan sebagai solusi mikroskop digital portabel untuk pengamatan di lapangan.
Dengan pemilihan mikroskop untuk analisis mineral yang sesuai, proses identifikasi dan dokumentasi karakteristik mineral dapat dilakukan secara lebih jelas, praktis, dan terstruktur.
Tujuan :
Analisa sifat-sifat optis pada sayatan mineral transparan menggunakan mikroskop polarisasi.
Permasalahan :
Pengamatan sayatan mineral tidak dapat dilakukan menggunakan mikroskop biological biasa, sifat dan warna optis pada mineral tidak dapat terlihat.
Solusi :
Pengamatan sayatan mineral tipis memerlukan mikroskop yang memiliki tambahan analisator dan polarisator dan umumnya meja stage yang dapat berputar. Analisator dan polarisator akan menghasilkan cahaya nikol bersilang dan nikol sejajar, sehingga sifat optis (birefringer color) pada mineral dapat ditangkap.
Memilih Solusi :
1. Mikroskop Polarisasi Euromex Is.1053PLPOLRi
2. Mikroskop Portable Digital Dinolite AF4915ZT (untuk penggunaan lapangan)